18 Januari 2017

Penyelundupan 3,8 Kg Shabu Dri Tiongkok & Hongkong Digagalkan Aparat Pelabuhan Tanjung Priok

Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, Robert Fadjar Donny, bersama Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Kompol Mohammad Dafi Bastomi menunjukkan shabu disimpan dalam pompa air. (ilham)
Rabu, 18 Januari 2017 16:23 WIB
PUSKOMINFO - Penyeludupan 3,868 kg shabu asal Tiongkok dan Hongkong dalam mesin pompa air dan tas wanita berhasil digagalkan KPU Bea Cukai Tipe A Tanjung Priok bersama Polres Pelabuhan Tanjung Priok.Pihak kepolisian dan Bea Cukai masih mengejar dua pelaku pemilik kepabeanan yang memasukkan barang haram tersebut dari Hongkong dan Tiongkok melalui jalur importasi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada 13 Oktober 2016 lalu.

Upaya penggagalan ini dari ijin importasinya terdeteksi dalam proses pemeriksaan x-ray kontainer dan ditemukan shabu yang di dalamnya terdapat 10 karton water pump dan 3 karton berisi tas wanita,” kata Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, Robert Fadjar Donny, Rabu (18/1/2017).

Dikatakannya, shabu impor tersebut digagalkan dari pengawasan intelijen tim CNT (Custom Narcotic Team) Pelabuhan Tanjung Priok. Dalam aksinya para pelaku mengirim shabu dalam dua waktu berbeda. 10 karton pompa air (Gasoline Engine Water Pump Model WP10 merk Nebula) dari Tiongkok.

Sedangkan pengiriman kedua berisi 3 karton tas wanita dari pelabuhan Hongkong. “Shabu tersebut disimpan masing-masing di dalam pompa air dan tas wanita itu,” katanya.

Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Kompol Mohammad Dafi Bastomi menjelaskan masih memburu dua orang yang akan menerima barang narkotika tersebut berinisial H, warga Pasar Gembrong Jakarta Timur dan LJ, warga Lubang Buaya Cipayung, Jakarta Timur.

“Pada 13 Oktober 2016 sekira pukul 08.00 WIB kita sita 2,542 gram shabu di mesin pompa asal pelabuhan Guangzhao Tiongkok ditujukan pada pelaku H dan untuk pelaku LJ 1,326 gram shabu dalam tas wanita,” ucap Kompol Dafi.

Dikatakan Kompol Dafi, modus penyimpanan shabu di Gasoline Engine Water Pump Model WP10 merk Nebula ini merupakan modus terbaru setelah sebelumnya disembunyikan dalam pipa besi, alat refleksi kaki dan sejumlah perabotan elektronik asal luar negeri.

Lagi, Polda Metro Jaya Tembak Mati Bandar Narkoba

Rabu, 18 Januari 2017 15:02 WIB
PUSKOMINFO - Lagi, petugas dari Subdit 3 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menembak mati bandar narkoba di Jalan terusan Bandengan Utara, Penjaringan Jakarta Utara, Rabu (18/1/2017) pagi tadi sekira pukul 09.00 WIB.

Pelaku bernama Bernhard, 40 tahun tewas dilokasi penangkapan, sedangkan satu pelaku lagi Simon, 35 tahun, ditangkap tanpa perlawanan. Dari pelaku, petugas mendapati 10 bungkus plastik berisi narkotika jenis sabu dengan berat total 10 kg.

Informasi yang dihimpun, penangkapan berawal pada hari Rabu 18 Januari 2017 pukul 07.00 WIB petugas mendapat informasi akan ada orang membawa sabu dengan jumlah banyak di wilayah Bandengan, Penjaringan, Jakarta Utara.

Informasi ditindaklanjuti, petugas kemudian melakukan penyelidikan di sekitar TKP. Pada pukul 08.45 WIB, terlihat orang dengan ciri-ciri dimaksud menggunakan mobil Toyota Avanza warna silver, kemudian dilakukan onservasi dan surveillance, setelah diyakinkan bahwa benar mobil tersebut adalah mobil target, lalu diberhentikan oleh anggota.

 Saat diberhentikan, di dalamnya terdapat dua orang dengan sebuah kardus berisi 10 plastik diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat brutto 10 kg.

Kemudian para tersangka diamankan. Namun pada saat akan diborgol, satu tersangka bernama Bernhard melakukan perlawanan sehingga di lakukan tindakan tegas berupa tembakan ke arah kaki dan badan tersangka yang mengakibatkan tersangka Bernhard meninggal dunia di lokasi.

Hasil penggeledahan terhadap handphone (HP) ditemukan komunikasi antara tersangka Bernhard dengan seorang napi LP Cipinang dengan inisial A, yang diduga sebagai bandar besarnya.

Kini jenazah Bernhard sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati, sedangkan Simon diamankan di Mapolda Metro Jaya untuk dilakukan pengembangan.

Polres Metro Tangerang Kota Tangkap 2 Bandar Narkoba, Sita 7 Kg Ganja Asal Aceh

Paket ganja dan sabu 7 kilogram disita.

Rabu, 18 Januari 2017 14:48 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Polres Metro Tangerang Kota berhasil menangkap dua bandar narkoba, BJ, 25 tahun dan AG, 8 tahun. Dari keduanya disita barang bukti 7 kilogram ganja dan sabu yang dikirim dari Aceh.

"Mereka ditangkap setelah dilakukan pengintaian selama 3 hari dan didapati 7 kilogram narkoba berjenis ganja dan sabu," kata Wakapolres Metro Tangerang Kota, AKBP Erwin Kurniawan kepada awak media, Rabu (18/1/2017).

Wakapolres menjelaskan BJ ditangkap setelah polisi melakukan pengintaian selama 3 hari di Kreo, Ciledug, Tangerang, pada 14 Januari. BJ diduga memiliki 4 paket ganja.

Setelah melakukan pengembangan dari BJ, polisi kemudian menangkap AG di Petukangan, Jakarta Selatan. AG diduga memiliki 13 bungkus paket ganja dan 5 bungkus paket sabu. 

"Dari keterangan AG diketahui narkoba itu didapat dari FR, yang berada di Aceh, yang saat ini masih berstatus DPO," ujar Wakapolres.

Kedua tersangka kini ditahan di Polrestro Tangerang Kota. Mereka terancam dijerat Pasal 114, Pasal 112, dan Pasal 111 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara atau hukuman mati.

Selain mengamankan barang bukti 17 paket ganja dengan total mencapai 7 kilogram, petugas juga mengamankan 5 bungkus paket sabu dengan total berat 17,75 gram. 

Jambret HP Penumpang Kereta, Ian Nyaris Tewas Dikeroyok Massa di Tanah Abang

Rabu, 18 Januari 2017 12:56 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pria bernama Ian, 31 tahun, nyaris tewas diamuk massa di stasiun kereta Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (18/1/2017) pagi. Pria asal Parung Panjang tersebut tertangkap warga saat hendak menggasak telepon seluler milik penumpang kereta. 

Peristiwa itu bermula dari Ian, berpura-pura hendak masuk ke dalam gerbong kereta sambil mengambil telepon seluler milik korban bernama Togap Todo, 41 tahun, yang disimpan dalam saku jaket. Korban yang merasa ganjal langsung berbalik dan melihat tangan pelaku memegang telepon seluler miliknya.

"Kemudian pelaku kabur dan diteriaki jambret hingga massa dalam stasiun langsung menangkap dan menghakiminya," kata Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang Kompol Mustakim, Rabu (18/1/2016).

Meski sempat diamuk massa, lanjut Kompol Mustakim, Ian berhasil dievakuasi oleh anggotanya dan dibawa ke Mapolsek Metro Tanah Abang guna diperiksa lanjut. 

"Pelaku sudah sering beraksi, tetapi baru pertama kali ditangkap. Saat ini korban dan pelaku masih diperiksa," pungkasnya.

Sepeda Motor Penjambret Dibakar Massa di Tambora

Motor Penjambret di Tambora Jakbar Dibakar Massa
Sepeda motor penjambret yang dibakar massa di Tambora

Rabu, 18 Januari 2017 09:00 WIB
PUSKOMINFO - Dua pelaku penjambretan, Faisal alias Benjol, 21 tahun dan Cipto, 20 tahun, berhasil ditangkap warga usai beraksi di Jl TSS Raya, Kelurahan Duri Selatan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Selasa (17/1/2017) sore. Warga yang kesal kemudian membakar sepeda motor yang digunakan penjambret tersebut.

"Terjadi penjambretan di Jl TSS Raya, Kelurahan Duri Selatan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Selasa (17/1/2017) kemarin sekira pukul 14.30 WIB," kata Kanit Reskrim Polsek Metro Tambora AKP Antonius dalam keterangannya, Rabu (18/1/2017).

Benjol dan Cipto menjambret Tjen Moi Tjhin ketika korban sedang menumpang bajaj setelah berbelanja di minimarket. Pelaku berhasil mendapatkan kalung emas putih seberat 6,9 gram.

"Saat menjambret, kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor memepet dari samping kiri. Benjol yang dibonceng Faisal menarik paksa kalung berikut bandul dari leher korban hingga putus," ujar AKP Antonius.

Korban dan supir bajaj Rosidi mengejar kedua pelaku. Akhirnya mereka bisa membuat sepeda motor pelaku terjatuh.

"Bajaj langsung menabrak motor pelaku. Dua pelaku pun terjatuh," kata AKP Antonius.

Massa yang sudah terpancing emosi karena teriakan korban langsung menghampiri kedua pelaku. Sepeda Motor pelaku pun menjadi sasaran pembakaran massa.

"Akhirnya Rosidi dibantu warga berhasil menangkap kedua pelaku. Massa yang sudah marah langsung membakar sepeda motor tersangka," kata AKP Antonius. 

Kapolri Beri Penghargaan 87 Polisi yang Ungkap Perampokan Pulomas


Rabu, 18 Januari 2017 08:30 WIB
PUSKOMINFO - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengapresiasi anggota Polda Metro Jaya dan jajarannya atas keberhasilan dalam mengungkap kasus perampokan sadis di Pulomas, Jakarta Timur yang menewaskan 6 orang pada 26 Desember 2016 lalu. Atas hal itu, Kapolri pun memberikan penghargaan kepada 87 anggota polisi yang terlibat dalam pengungkapan kasus tersebut.

Pemberian penghargaan ini diupacarakan secara khusus di depan Gedung Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya, Rabu (18/1/2017) pagi ini. Kapolri hadir sebagai inspektur upacara dalam apel pemberian penghargaan ini.

Seperti diketahui, peristiwa perampokan yang terjadi di rumah Ir Dodi Triono, Jl Pulomas Utara, Pulomas, Jakarta Timur pada 26 Desember 2017 lalu, begitu menyorot perhatian publik. Bagaimana tidak, 11 orang penghuni rumah tersebut disekap di dalam toilet sempit yang berukuran sekitar 2x1 meter.


Enam orang tewas dalam peristiwa tersebut. Mereka adalah Dodi, Diona Andra Putri (putri pertama Dodi dari mantan istri kedua), Dianita Gemma Dzalfayla (putri ketiga Dodi dari mantan istri kedua), Amalia Calista (teman Gemma), serta dua sopir Dodi bernama Yanto dan Tarso. 


Sementara lima korban lainnya selamat. Mereka adalah Anet (putri kedua Dodi dari mantan istri kedua) dan empat pembantu, yakni Santi, Fitriyani, Emi, dan Windi. 
Para korban selamat ditemukan dalam kondisi lemas karena kekurangan oksigen, keesokan harinya pada Selasa (27/12/2016) pagi.

Sementara 4 orang pelaku berhasil ditangkap oleh tim gabungan dari Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Timur dan Polres Depok dalam tempo singkat. Keempat pelaku adalah Ramlan Butarbutar, Erwin Situmorang, Alfins Sinaga dan Ridwan Sitorus alias Ius Pane.

Ramlan dan Erwin berhasil disergap di rumah kontrakan di kawasan Bekasi, dua hari setelah para korban ditemukan. Keduanya ditembak karena melakukan perlawanan ketika hendak ditangkap.

Erwin mengalami luka tembak di kedua kakinya. Sementara Ramlan tewas akibat kehabisan darah sewaktu dilarikan ke rumah sakit. 

Polres Metro Bekasi Bekuk Komplotan Begal Sadis Jaringan Karawang-Bekasi

Rabu, 18 Januari 2017 08:06 WIB
PUSKOMINFO - Petugas Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi melumpuhkan empat tersangka begal yang biasa beraksi di Cikarang, Kabupaten Bekasi. Keempatnya adalah begal sepeda motor yang kerap melukai para korbannya sejak bulan lalu, antara lain sang kapten BH alias Baron, An, As, dan C.

“Kami tangkap di Kabupaten Karawang,” ucap Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi, AKP Rizal Marito, Selasa, 17 Januari 2017.  

AKP Rizal mengatakan mereka ditangkap di lokasi terpisah. “Masih ada dua anggota Baron yang masih diburu,” ujarnya.

Penangkapan para tersangka itu adalah hasil penyelidikan sejumlah kasus begal yang meresahkan warga Cikarang. Setelah mengidentifikasi, penyidik menangkap para tersangka ketika sedang berada di Karawang. “Yang buron sudah diketahui identitasnya,” tutur AKP Rizal.

Selain menangkap begal bergolok itu, ucap AKP Rizal, polisi menangkap empat pencuri sepeda motor bersenjata api. Mereka adalah K alias Bule, In, EM, dan RH. Penangkapan bermula dari tertangkapnya pengendara sepeda motor, Indra alias In, 21 tahun, di lampu lalu lintas tak jauh dari Markas Polres Metro Bekasi di Jalan Ki Hajar Dewantara, Cikarang Selatan, Rabu pekan lalu.

“Setelah menangkap In, kami menangkap tiga kawannya di Karawang,” kata AKP Rizal. 

Menurut AKP Rizal, modus kelompok pencuri bersenjata api pimpinan Bule ialah mencari sepeda motor di parkiran menggunakan kunci leter-T. “Senjata api untuk menakuti korban apabila ketahuan aksinya,” ujar AKP Rizal.

Berdasarkan pengakuan tersangka, tutur AKP Rizal, dua kelompok tersebut telah beraksi di Kabupaten Bekasi sejak setahun lalu. Dalam enam bulan terakhir, tersangka berhasil menggasak 36 sepeda motor. “Hasilnya dijual ke Karawang dengan harga murah, yakni Rp 3 juta,” ucap AKP Rizal.

Sementara Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan aksi begal di wilayahnya sudah pada tahap meresahkan. Menurut Kapolres, tertangkapnya delapan pelaku kejahatan itu diharapkan menjadi jaminan kepada masyarakat agar nyaman dalam menjalankan aktivitas. “Polisi tidak diam, berusaha mengungkap setiap kejadian,” ujar Kapolres.

Kapolres mengatakan dua kelompok dengan delapan pelaku terebut, masing-masing berbeda modus operandi. Berikut catatan sepak terjang kelompok Baron:

Menurut Kapolres, untuk mencegah terjadinya peristiwa pembegalan, pihaknya tengah membentuk tim Keroyok Curas. "Artinya, semua satuan sama-sama memberantas pencurian dengan kekerasan," tuturnya.

Berikut catatan kepolisian terkait sepak terjang kelompok Baron:

21 Desember 2016
Seorang perempuan, Murni Kumala Sari (22), dibegal tiga orang pelaku di bawah fly over Jalan Raya Kalimalang, Desa Wangunharja, Kecamatan Cikarang Utara, pukul 02.30 WIB. Korban dipepet lalu dibacok. Sepeda motor Honda CB 150 R B-3615-FPQ dirampas.

26 Desember 2016.

Wakidi (57) dan Eeng Pare (55) dibegal enam orang pelaku di Jalan Raya RE. Martadinata, Kecamatan Cikarang Utara. Korban dipepet dan dibacok, lalu dirampas sepeda motornya jenis Yamaha Mio B-3240-FTG dan Yamaha N-MAX yang masih belum memiliki pelat nomor.

28 Desember 2016.
Satpam pabrik, Heru alias Aceng (39) dibegal oleh empat orang pelaku di Kampung Luwilaban RT 1 RW 5, Desa Labansari, Kecamatan Cikarang Timur. Korban dibacok lengannya, lalu sepeda motor Honda CB 150 R B-6551-FEL dirampas.

10 Januari 2017
Asep Darmanto (39) dibegal oleh tiga orang pelaku di Kampung Keramat, Desa Kedungwaringin, Kecamatan Kedungwaringin. Korban dibacok lalu sepeda motornya Honda Vario B-4169-FAO dirampas. 

Lokasi Layanan Mobil SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta, Rabu, 18 Januari 2017

Rabu, 18 Januari 2017 07:59 WIB
PUSKOMINFO - Berikut lokasi layanan mobil SIM & STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta,  Rabu, 18 Januari 2017 terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Kantor Pos Pasar Baru
STNK : Lapangan Banteng

2. Jakarta Barat
SIM : Citraland Grogol
STNK : Citraland Grogol

3. Jakarta Selatan
SIM : Pospol Kalibata
STNK : Pospol Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM : Pospol Jembatan 3 Pluit 
STNK : Graha Gapembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK : Pasar Induk Kramat Jati

- Jam operasional: 08:00 s/d 14:00 WIB

- SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A & SIM C. SIM habis masa berlakunya walaupun 1 hari tidak dapat diperpanjangg, SIM dapat diberlakukan kembali dengan proses penerbitan SIM baru sesuai dengan golongan SIM.

- STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses perpanjangan lima tahunan, balik nama atau ganti plat nomor agar mendatangi ke Kantor Samsat yang terdekat

- Info Keterangan Lebih Lanjut:Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55 Jakarta Selatan, Telp : 021-52960770, Fax : 021-5275090

Mengaku Dirampok, Karyawan Alfamart Bobol Brankas Rp 65 Juta

Rabu, 18 Januari 2017 07:41 WIB
PUSKOMINFO - Dengan berpura-pura telah dirampok, seorang karyawan minimarket Alfamart menggasak uang Rp 65 juta dari brankas tempatnya bekerja di kawasan Limo Kota Depok. Setelah polisi melakukan penyelidikan dan pemeriksaan diketahui tersangka US, 24 tahun, ternyata bohong alias hoax.

"Ternyata ia sengaja membobol tempatnya bekerja sendiri dengan berpura-pura telah terjadi perampokan," kata Kasubbag Humas Polresta Depok, AKP Firdaus, Selasa (17/1/2017).

Menurut AKP Firdaus, kasus pembobolan brangkas dengan modus berpura-pura dirampok terjadi Selasa (3/1/2017) . Saat itu Eko Surono, karyawan Alfamart melaporkan telah terjadi perampokan di tempatnya bekerja dengan kerugian mencapai Rp 65 juta.

Mendapatkan laporan itu, Reskrim Polsek Limo kemudian melakukan olah TKP dan melakukan penyidikan dengan memeriksa sejumlah karyawan dan karyawati. Setelah hampir dua minggu melakukan penyidikan akhirnya diketahui perampokan itu hoax alias bohong.

Polsek Limo akhirnya menahan US yang menjabat Asisten Chief of Store di toko tersebut, Selasa (17/1/2017).

Menurut AKP Firdaus, US saat diperiksa mengakui perbuatannya. Ia bercerita jika 3 Januari 2017 sekira pukul 05:30 WIB, ia sudah datang ke toko kemudian membuka rolling door serta menutup kembali kemudian meletakkan tas warna coklat di meja kasir serta mematikan lampu di tempat pakir.Pelaku kemudian masuk ke ruangan gudang tempat penyimpanan DVR alat perekam atau CCTV dan mengambil DVD CCTV selanjutnya dibawa ke kamar mandi dan alat itu direndam dalam bak kamar mandi.

Kemudian pelaku ke ruang brankas dan membukanya dengan kunci yang dibawa pelaku serta mengambil uang Rp 94.517.629,- yang dimasukan ke kantong jas hujan.

“Uang tersebut disimpan di bawah torn air. Setelah itu pelaku mengambil rantai dan mengikatkan dirinya sendiri dengan posisi tangan ke belakang dan wajahnya ditutup kain switer warna hitam,” ujar AKP Firdaus.

Setelah itu pelaku berpura-pura pingsan. Sekira pukul. 06:00 WIB, temannya datang. US kemudian dibangunkan . Kepada temannya itu US bercerita seakan-akan bahwa dirinya telah dirampok.

Kalah Duel dengan Satpam, Pembobol Bank Babak Belur Dikeroyok Massa

Kalah Duel dengan Satpam, Pembobol Bank Babak Belur Dikeroyok Massa
Suwaryo alias Oji, 32 tahun, pelaku pencurian bank yang dikeroyok massa di Legok, Tangsel.

Rabu, 18 Januari 2017 07:30 WIB
PUSKOMINFO - Seorang pria bernama Suwaryo alias Oji, 32 tahun, babak belur dihajar oleh warga. Oji kedapatan warga hendak mencuri di ssalah satu bank yang berada di Legok, Tangerang Selatan.

Aksi percobaan pencurian ini dilakukan Oji pada  pada Selasa (17/1/2017) pukul 02.00 WIB. Oji yang memang sudah merencanakan aksinya itu, dengan sigap memanjat tembok belakang salah satu bank di Legok.


Selanjutnya, Oji mulai membuka genteng dan atap, lalu turun melalui plafon yang berada tepat d iatas kamar mandi bank tersebut. Namun aksi pria yang sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan ini diketahui salah seorang satpam yang bertugas. 

Mengetahui aksinya dipergoki, Oji pun menantang duel satpam bernama Minim (30) tersebut. Duel sengit pun terjadi, karena kalah Oji melarikan diri melalui pintu belakang bank tersebut. 

Kasubbag Humas Polres Tangsel AKP Mansuri mengatakan, upaya kabur Oji sia-sia, karena teriakan Minim didengar warga yang langsung menangkap pelaku."Pelaku babak belur dikeroyok massa. Pelaku telah ditahan di Mapolres Tangsel," ucapnya.